Wednesday, 5 June 2013

Tentang Hukum Newton III

Bila sebuah benda A melakukan gaya pada benda B, maka benda juga akan melakukan gaya pada benda A yang besarnya sama tetapi berlawanan arah.  
Gaya yang dilakukan A pada B disebut : gaya aksi. 
Gaya yang dilakukan B pada A disebut : gaya reaksi. 

maka ditulis : Faksi = - Freaksi 
Hukum Newton I I I disebut juga Hukum Aksi - Reaksi.
1. Pasangan aksi reaksi. 
Pada sebuah benda yang diam di atas lantai berlaku : 
w = gaya berat benda memberikan gaya aksi pada lantai. 
N = gaya normal ( gaya yang tegak lurus permukaan tempat di mana benda berada ). 

Hal ini bukan pasangan Aksi - Reaksi. 

w=-N 
( tanda - hanya menjelaskan arah berlawanan )

2. Pasangan aksi - reaksi pada benda yang digantung. 

Balok digantung dalam keadaan diam pada tali vertikal. Gaya w1 dan T1 BUKANLAH PASANGAN AKSI - REAKSI, meskipun besarnya sama, berlawanan arah dan segaris kerja. 

Sedangkan yang merupakan PASANGAN AKSI - REAKSI adalah gaya : 

Demikian juga gaya T2 dan T’2 merupakan pasangan aksi - reaksi. 

HUBUNGAN TEGANGAN TALI TERHADAP PERCEPATAN. 

a. Bila benda dalam keadaan diam, atau dalam keadan bergerak lurus beraturan maka : 

T=m.g 
T = gaya tegangan tali. 

b. Benda bergerak ke atas dengan percepatan a maka : 

T=m.g+m.a 
T = gaya tegangan tali. 

c. Benda bergerak ke bawah dengan percepatan a maka : 

T =m.g-m.a 
T = gaya tegangan tali. 

GERAK BENDA YANG DIHUBUNGKAN DENGAN KATROL.

Dua buah benda m1 dan m2 dihubungkan dengan karol melalui sebuah tali yang diikatkan pada ujung-ujungnya. Apabila massa tali diabaikan, dan tali dengan katrol tidak ada gaya gesekan, maka akan berlaku persamaan-persamaan : 

Sistem akan bergerak ke arah m1 dengan percepatan a. 
Tinjauan benda m1 Tinjauan benda m2 
T = m1.g - m1.a ( persamaan 1) T = m2.g + m2.a ( persamaan 2) 

Karena gaya tegangan tali di mana-mana sama, maka persamaan 1 dan persamaan 2 dapat digabungkan : 

m1 . g - m1 . a = m2 . g + m2 . a 
m1 . a + m2 . a = m1 . g - m2 . g 
( m1 + m2 ) . a = ( m1 - m2 ) . g 

a= (m1 − m2 ) 
(m1 + m2 ) 

Persamaan ini digunakan untuk mencari percepatan benda yang dihubungkan dengan katrol. Cara lain untuk mendapatkan percepatan benda pada sisitem katrol dapat ditinjau keseluruhan sistem : Sistem akan bergerak ke arah m1 dengan percepatan a. Oleh karena itu semua gaya yang terjadi yang searah dengan arah gerak sistem diberi tanda POSITIF, yang berlawanan diberi tanda NEGATIF. 

Σ F= Σ m.a 
w1 - T + T - T + T - w2 = ( m1 + m2 ) . a 

karena T di mana-mana besarnya sama maka T dapat dihilangkan. 
w1 - w2 = (m1 + m2 ) . a 
( m1 - m2 ) . g = ( m1 + m2 ) . a 

a= (m1 2 ) − m
(m1 + m2 ) 

No comments:

Post a Comment